Cara Menanam Ubi Jalar

adsense-fallback

Cara Menanam – Bercocok tanam Ubi Jalar Yang Baik sebenarnya tidaklah sesulit yang dibayangkan oleh kebanyakan orang. Justru caranya termasuk gampang diikuti oleh orang yang belum pernah mencobanya.

Selamat datang di artikel yang akan memberikan manfaat berupa pengetahuan yang bertambah. Dalam hal ini pengetahuan yang akan Anda peroleh adalah seputar tanaman Buah Buahan atau Tanaman Pangan yang bernama ubi jalar. Sebagai salah satu jenis umbi-umbian, ubi jalar menjadi tanaman yang bisa Anda konsumsi dan dikreasikan dengan berbaja macam bentuk. Ubi jalar sendiri secara umum terdiri dari tiga jenis. Ada yang warnanya putih kecoklatan, berwarna ungu serta ada pula yang berwarna merah. Setiap jenis memiliki daya tarik tersendiri. Namun pada kesempatan kali ini kita tidak akan membahas secara rinci tiap jenisnya, melainkan lebih mengarah kepada Cara menanam ubi jalar yang bisa Anda praktekkan di pekarangan rumah atau lahan milik Anda.

adsense-fallback

Berikut adalah tahapan bagaimana untuk menanam ubi jalar agar yang baik dan benar didapat hasil yang cukup bagus dan berkualitas.

1. Pemilihan lahan

Hal pertama yang harus Anda perhatikan ketika ingin melakukan membudidaya ubi jalar adalah tempat yang akan menjadi lokasi penanaman tanaman ini. Ubi jalar pada dasarnya merupakan salah satu tanaman yang tumbuh di daerah tropis. Karena itulah tempat terbaik untuk menanamnya adalah di daerah dataran rendah yang terpapar oleh sinar matahari yang cukup. Meski demikian, ubi jalar tetap bisa tumbuh pada daerah dataran tinggi. Akan tetapi tentu saja proses dan waktu tanam jauh lebih lama jika dibandingkan dengan di dataran rendah.

2. Pembibitan

Setelah lahan yang cocok sudah tersedia, yang harus Anda persiapkan selanjutnya adalah bibit. Ada dua macam cara yang dapat Anda pakai untuk mempersiapkan bibit ubi jalar. Diantaranya adalah cara vegetatif serta cara generatif. Yang dimaksud dengan cara generative adalah memilih umbi kualitas unggulan dan didiamkan pada tempat dengan kelembaban cukup sampai bertunas. Tunas tersebut selanjutnya diambil untuk menjadi bibit dalam budidaya ubi jalar. Sedangkan yang dimaksud dengan cara vegetatif yaitu melalui stek. Sediakan indukan dan potonglah batangnya sekitar 15 cm. Selanjutnya, tambahkan dua ruas batang pada setiap potongan tersebut. Setelah diikat dan dibiarkan selama seminggu, maka sudah siap untuk dipotong dan digunakan.

3. Gunakan jenis tanah gembur

Tipe tanah juga menjadi salah satu alasan penting yang mempengaruhi kesuburan tanaman ubi jalar. Apabila ingin mendapatkan hasil yang baik, gunakanlah jenis tanah yang gembur, lempung serta berpasir dan memiliki banyak kandungan unsure hara yang baik untuk tanaman. Selain itu pastikan pula bahwa sudah tersedia drainase atau pengairan yang baik. Tanah yang kering tidak baik untuk tanaman ini karena akan menghambat pertumbuhan serta menurunkan ketahanan terhadap penyakit sehingga mudah terkena hama. Untuk itu, jagalah kelembaban tanah dengan menyiramnya secara berkala.

4. Pupuk ubi jalar

Agar unsur hara yang ada dalam tanah berotasi, maka sebelum menanam ubi jalar, gemburkan tanah dengan mebajaknya dengan traktor atau cangkul terlebih dahulu. Pupuk yang digunakan jauh lebih baik apabila memakai pupuk kandang atau pupuk kompos. Selain lebih murah, kedua jenis pupuk tersebut lebih ramah terhadap tanaman dan tidak menimbulkan efek samping, malahan lebih kaya akan zat penting bagi tanaman. Anda bisa menghemat biaya pengeluaran jika memilih salah satu pupuk yang telah disebutkan barusan.

5. Cara penanaman

Sekarang adalah cara menanam ubi jalar. Setelah Anda menyiapkan lahan dan pupuk secukupnya, maka benamkanlah bibit yang sudah Anda sediakan ke dalam tanah. Ukurannya adalah 2/3 dari bibit tersebut dimasukkan ke dalam tanah. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, setiap bedengan yang ada diisi oleh dua baris ubi jalar. Demi mendapatkan pertumbuhan yang baik, berikan jarak 30 cm antar tiap tanaman. Seperti yang telah disinggung di atas, jangan lupa untuk menyiram tanaman ubi jalar tersebut di pagi serta sore hari.

Baca Juga : Cara Menanam Budidaya Tebu

Sebenarnya perawatan untuk tanaman ini tidaklah terlalu rumit, bahkan bisa dibilang cukup mudah. Hal itu karena ubi jalar relative tahan terhadap kekeringan. Meski begitu upayakan untuk tetap menjaga ketersediaan air. Apabila ada tanaman yang rusak, segeralah ganti dengan yang baru dengan cara mencabut tanaman yang rusak beserta akarnya. Periksalah keadaan tanaman secara berkala untuk mengecek adanya gulma atau hama lainnya. Masa panen dari ubi jalar adalah pada saat tanaman tersebut mencapai umur 4 bulan. Demikianlah cara menanam ubi jalar yang baik dan benar.

adsense-fallback