Cara Menanam Timun

Cara Menanam – Bercocok tanam timun dengan menggunakan polybag di pekarangan bisa tumbuh dan berbuah dengan baik bila lokasi penanaman cukup mendapatkan sinar matahari dan suplay air.

Timun di beberapa daerah juga disebut sebagai mentimun namun ada juga yang menyebutnya ketimun. Meskipun berbentuk seperti buah, namun timun merupakan sejenis sayuran yang mana biasanya banyak orang menggunakan sebagai lalapan. Cara menanam timun biasanya dilakukan di lahan yang luas seperti sawah atau kebun. Namun jika Anda tidak memilikinya, maka bisa menanamnya di polybag. Meski ditanam di polybag, namun dengan menggunakan bibit yang bagus dan tanah yang subur tentu akan menghasilkan timun yang bagus seperti di sawah.

Sebelum jauh membahas tentang cara tanamnya, akan lebih baik jika kita mengenal timun lebih jauh. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa timun adalah merupakan tanaman yang setengah merambat, timun juga merupakan tanaman semusim yang memiliki bunga hermafrodit, yaitu terdapat bunga jantan dan betina pada satu tanaman. Jika cara menanam timun benar maka timun muda yang akan dihasilkan berwarna hijau bergaris putih yang berbentuk torpedo. Timun ini memiliki kandungan zat yang sangat banyak yang sangat diperlukan oleh tubuh. Sehingga sayur ini sangat bermanfaat untuk kesehatan dan juga kecantikan kulit.

Untuk dapat menanam timun dan menghasilkan Buah Buahan yang bagus dengan menggunakan polybag, maka ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Untuk itu, simak hal-hal berikut ini.

1. Lokasi

Untuk mendapatkan hasil yang baik, maka lokasi yang harus Anda gunakan adalah tempat yang mendapatkan banyak sinar matahari, sehingga pekarangan rumah juga merupakan lahan yang bagus. Jika pekarangan Anda sempit, maka cara menanam timun bisa dilakukan dengan menggunakan polybag, karung atau dengan menggunakan pot berukuran sedang. Anda bisa menanamnya di musim hujan untuk mendapatkan hasil yang bagus karena suhunya sangat mendukung. Cara menanam timun agar menghasilkan timun yang bagus bisa dilakukan pada tanah yang subur.

Tanaman Timun

2. Pengolahan media tanam

Sebelum ditanami dengan biji timun, maka Anda harus membuat tanahnya subur. Hal ini sangat penting untuk mendapatkan hasil yang baik, sehingga penanaman tidak bisa menggunakan sembarang tanah. Untuk menanam timun pada polybag, maka Anda harus menyiapkan polybag dengan ukuran 2 hingga 5 kg kemudian siapkan tanah untuk mengisi polybag tersebut. Tanah yang baik yang bisa Anda gunakan adalah tanah yang berasal dari kebun. Cara menanam timun selanjutnya adalah dengan menyiapkan pupuk kompos yang berasal dari kandang ayam jika ada dan kapur.

3. Penyemaian

Untuk mendapatkan hasil panen yang bagus, maka diperlukan proses penyemaian. Adapun proses persemaian yang pertama adalah dengan merendam benih timun selama 15 menit, benih yang mengapung sebaiknya dibuang. Kemudian rendam kembali benih untuk semalam, lalu pindahkan benih ke dalam handuk yang sudah dibasahi dan biarkan hingga 12 jam, pada masa ini maka akar akan keluar. Cara menanam timun selanjutnya yaitu pindahkan benih dalam polybag kecil atau plastik ukuran 1 ons yang sebelumnya diisi dengan tanah dan campuran pupuk kandang. Sirami, dan ketika daun telah tumbuh maka Anda bisa memindahkannya di polybag yang lebih besar.

4. Proses menanam

Saat timun sudah bisa Anda pindahkan dalam polybag, maka Anda harus memasang lanjaran pada samping kanan dan kiri. Lanjaran adalah bilah bambu yang dibelah menjadi beberapa yang berfungsi untuk media merambat timun.

5. Perawatan

Perawatan merupakan bagian dari cara menanam timun yang harus diperhatikan. Perawatan tanaman ini meliputi beberapa hal yakni, penyiraman, penyulaman, penyiangan dan pemupukan susulan serta pencegahan hama penyakit. Pada usia 5 hingga 7 hari adalah awal dimulainya penyulaman.

Baca Juga : Cara menanam bayam

Demikian tadi proses menanam timun di polybag yang bisa membuat pekarangan Anda hijau.