Cara Menanam Seledri

Cara Menanam – Bercocok tanam Seledri sebenarnya cukup mudah untuk dilakukan. Namun pilih bibit berkualitas dan dukung dengan pemilihan lahan yang cocok dengan kebutuhan tanaman ini.

Anda sedang mencari tahu bagaimana Cara menanam seledri yang sederhana untuk dilakukan? Silakan simak uraian berikut yang akan membahas mengenai cara mudah menanam seledri. Seledri merupakan salah satu sayuran yang banyak digunakan untuk membuat makanan. Tanaman ini sendiri dapat tumbuh dengan sangat baik di daerah subtropis. Seledri dapat tumbuh baik di daerah dengan ketinggian 1000 hingga 1200 mdpl dengan suhu udara sekitar 15 hingga 24 derajat celsius. Selain itu, seledri juga dapat tumbuh baik dengan kondisi kelembaban udara sekitar 80 hingga 90%.

Lahan yang sangat ideal untuk menanam Sayur Sayuran ini yaitu adalah tanah yang gembur, terdapat kandungan organiknya, sehingga subur dan memiliki tata udara serta air yang baik. Jika Anda sudah membaca persyaratan tersebut, Anda mungkin akan berpikir bahwa cara menanam seledri sangat sulit dilakukan. Sebenarnya, penanaman seledri dapat Anda lakukan dengan langkah sederhana. Simak tips menanam seledri yang mudah dilakukan berikut ini:

1. Pembibitan

Penanaman seledri dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan menggunakan biji atau dengan menggunakan anakannya. Jika untuk tujuan komersial maka biji merupakan pilihan yang paling tepat untuk Anda pilih. Biji yang dipilih adalah biji yang memiliki kualitas hingga 90% untuk berkecambah. Untuk cara menanam seledri yang pertama ini, Anda harus melakukan beberapa hal. Dimulai dari merendam benih menggunakan air hangat selama 15 menit. Setelah itu, semai benih tersebut di bedengan dengan ukuran lebar 120 cm dan tinggi sekitar 35 cm. Untuk panjangnya sendiri dapat disesuaikan dengan kondisi lahan yang akan digunakan.

Cara Menanam Seledri

Setelah itu, taburi tanah bedengan menggunakan pupuk kandang lalu naungi dengan menggunakan plastik bening. Atau Anda juga dapat menggunakan daun kelapa jika tidak memiliki plastik bening. Benih yang sudah disemai tersebut ketika sudah memasuki usia 15 sampai 25 hari dapat Anda semprot menggunakan pupuk daun. Jika bibit atau benih tersebut telah berumur 1 bulan maka Anda dapat memindahkan bibit tersebut pada media tanam.

2. Pengolahan untuk media tanam

Cara menanam seledri berikutnya yaitu perhatikan media tanam yang akan Anda gunakan. Media tanam yang akan Anda gunakan untuk menanam seledri dapat Anda cangkul terlebih dahulu. Cangkul dengan kedalaman 30 hingga 40 cm, setelah itu biarkan selama 2 minggu. Selanjutnya, buat bedengan dengan lebar 120 cm dan tinggi sekitar 35 cm. Buat parit yang menjadi jarak antara bedengan yang satu dengan yang lainnya.

3. Teknik penanaman

Untuk teknik penanaman, Anda dapat menanam Tanaman Sayur Sayuran ini sebagai tanaman tunggal. Caranya yaitu buat lubang tanam dengan jarak 25 cm antar lubang pada setiap bedengan. Setelah itu, cara menanam sledri berikutnya adalah dengan meletakkan bibit seledri ke dalam lubang yang sudah Anda buat tersebut. Selanjutnya, siram bedengan menggunakan air bersih sampai tanah terasa lembab. Kemudian tutup permukaan bedengan menggunakan jerami padi yang telah kering setebal 4 cm.

4. Pemeliharaan

Cara menanam seledri berikutnya yaitu dengan menyulam tanaman seledri jika sudah berumur 1 sampai 2 minggu. Jika terdapat bibit yang mati, gantilah dengan bibit yang masih baru. Berikan juga pupuk tambahan seperti pupuk NPK, ZA dan jenis pupuk lainnya.

5. Panen

Jika tanaman seledri Anda sudah berumur 1 hingga 3 bulan maka sudah memasuki masa panen. Anda dapat segera memanen seledri tersebut, caranya hanya dengan mencabutnya dari media tanam.

Baca Juga : Cara Menanam Lombok

Seperti yang Anda ketahui, umumnya seledri dijual dalam kondisi masih dengan akar-akarnya. Jadi Anda dapat mencabut seledri langsung beserta dengan akar-akarnya. Jika ingin lebih bersih, Anda dapat mencuci akar-akar tersebut menggunakan air. Tidak sulit bukan menanam seledri? Anda dapat mencoba dan mempraktekkan cara menanam seledri tersebut sendiri di rumah.