Cara Menanam Sawit Yang Baik dan Benar

Petani Indonesia – Cara Menanam Sawit Yang Baik dan Benar dapat membuat prospek mendapatkan keuntungan yang besar. Cara ini pemilihan lahan penting dilakukan agar kelapa sawit bisa hidup dengan optimal.

Kelapa sawit atau bisa disebut dengan elaeis merupakan salah satu tumbuhan industri yang penting sebagai bahan baku penghasil minyak. Kelapa sawit digunakan sebagai bahan penghasil minyak seperti minyak masak, minyak industri dan bahkan bahan bakar biodesel. Kelapa sawit akan lebih menguntungkan apabila digunakan sebagai bahan bakar biodesel yang perkebunannya dapat menghasilkan keuntungan besar. Di Indonesia sendiri merupakan negara penghasil minyak kelapa sawit yang lumayan besar di dunia. Untuk penyebaran penanamnya berada di daerah Aceh, pantai Timur Selatan, Sulawesi dan Jawa. Prospek budidaya kelapa sawit ini cukup menjanjikan dibandingkan dengan Menanam Padi, karena olahan dari kelapa sawit yakni minyak menjadi bahan pokok masyarakat Indonesia. Nah, apakah Anda tertarik untuk menanam kelapa sawit? Berikut Cara menanam sawit yang benar.

Perkebunan kelapa sawit adalah salah satu jenis komoditas yang mampu memberikan sumbangan besar bagi pendapatan negara Indonesia. Indonesia sendiri adalah salah satu negara yang menghasilkan kelapa sawit cukup besar. Cara menanam pohon sawit yang benar akan membuat prospek perkebunan kelapa sawit mendapatkan keuntungan yang besar. Meskipun keuntungan perkebunan kelapa sawit besar, namun persiapan dan cara menanam kelapa sawit harus dilakukan dengan teliti. Karena tanaman kelapa sawit ini adalah tanaman tahunan, maka produksi selama puluhan tahun tersebut akan bergantung terhadap proses awal penanaman kelapa sawit tersebut. Tentunya, pembibitan adalah langkah awal yang vital dan harus diperhatikan agar tidak mengalami kegagalan dalam menanam Tanaman Pangan ini.

Berikut ini beberapa teknik serta tips cara menanam sawit yang baik dan mudah dilakukan. Perlu Anda ketahui cara ini pemilihan lahan di sini sangat penting dilakukan jangan sampai kelapa sawit tidak bisa hidup dengan optimal apabila salah dalam memilih lahan.

1. Pemilihan lahan

Pada lahan yang kering apabila ingin menanam kelapa sawit sebaiknya menggunakan sistem lembah tangkapan air dengan tinggi 150 cm dan dalam 30 cm. Sedangkan pada lahan yang ada hama tikusnya menggunakan membalut pangkal pohon kelapa sawit dengan kawat setinggi 50 cm.

2. Pemilihan jenis kelapa sawit

Jika Anda memilih pohon kelapa sawit yang mempunyai berbuah jarum dan buahnya kecil, maka jangan diganti atau ditebang. Sebaiknya kumpulkan sampah dari daun kering disekitar pangkal batangnya dan bakar hingga pelepah batang bawah sedikit layu.

3. Siapkan Pupuk

Pemupukan dengan menggunakan pupuk abu agar lahan yang terlalu tinggi dan kandungan asam serta aluminiumnya bisa dinetralkan.

4. Perhatikan jarak tanam

Jarak tanam pohon kelapa sawit yakni kurang dari 9×8 m apabila Anda menggunakan jenis kelapa sawit yang biasa, namun apabila Anda menggunakan jenis kelapa sawit yang unggul maka pelepah pendek bisa cara penanamnya bisa lebih rapat.

5. Peremajaan tanaman kelapa sawit

Ketika sebelum kelapa sawit tua ditumbangkan, bibit kelapa sawit yang berumur 2 tahun ditanam tepat berada antara jarak tanam kelapa sawit yang lama. Akan tetapi bibit yang berumur 2 tahun tersebut dipotong pelepahnya kecuali bagian ujung.

6. Pembongkaran bibit kelapa sawit

Waktu pembongkaran bibit besar harus ditempat tanam pembibitan caranya miringkan bibit dan potong akarnya dan jangan menariknya dengan paksa.

Itulah beberapa langkah menanam tanaman kelapa sawit yang baik dan benar mudah sederhana. Yang paling penting di sini adalah lahan yang terlalu tinggi dan lahan yang gambut harus dilakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk abu, tanah atau kapur sebanyak 30 kg per satuan pohonnya.

Biasanya sawit ditanam di lahan bekas hutan yang baru dibuka untuk pertanian, namun terkadang juga ditanam di lahan bekas perkebunan, bekas tanaman sawit sudah tua dan dilakukan peremajaan dan lainnya. Nah, untuk melakukan hal yang berkaitan dengan penanaman sawit, diperlukan persiapan yang matang agar proses pembukaan lahan tersebut dapat berjalan dengan baik. Proses pembukaan lahan bisa dilakukan dengan cara menumbangkan pohon besar, mengumpulkan dan menumpuk tebangan untuk memudahkan pembakaran, membakar dahan dan ranting kayu dan lain sebagainya. Itulah cara menanam sawit pada tahap persiapan lahan yang benar.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, untuk melakukan penanaman sawit bisa dikatakan gampang susah. Mungkin bagi petani yang mempunyai jam kerjanya panjang, mereka akan lebih berpengalaman dan mengetahui cara menanam sawit yang benar dan mudah. Namun bagi yang baru saja ingin mencoba akan menemui banyak permasalahan di dalam lapangan. Maka dari itu, jangan mudah menyerah dan hadapi trial and eror tersebut sebagai pengalaman.

Baca Juga : Cara Menanam Mentimun Yang Baik

Nah, mudah bukan melakukan budidaya sawit dengan mudah. Apabila Anda tekun dalam melakukan perawatan sawit dan teliti, maka hasil yang ingin Anda capai dapat terlaksana. Namun apabila Anda masih tidak mengerti dengan penjelasan di atas, Anda boleh mencari sumber referensi lainnya. Semoga penjelasan mengenai Cara Menanam Sawit Yang Baik dan Benar ini dapat bermanfaat bagi Anda, terima kasih.