Cara Menanam Pohon Jati

adsense-fallback

Cara MenanamBerikut ini dipaparkan 6 Langkah Cara Menanam Pohon Jati Sampai Panen Yang Baik dan benar.

Tanaman jati termasuk sejenis tanaman perkebunan biasanya dimanfaatkan produk kayunya. Selain itu, kayu dari jati sendiri sudah terkenal kualitasnya sebagai kayu nomor wahid dibandingkan kualitas tanaman kayu yang lainnya. Pohon jati sendiri mempunyai kriteria dan karakter yang ideal jika dimanfaatkan untuk bahan baku bangunan atau mebel. Maka wajar jika kayu dari pohon jati ini dibanderol dengan harga yang lebih mahal daripada kayu lainnya. Dengan kualitasnya yang handal, awet dan tahan lama, tak heran jika banyak orang mulai menjadikan pohon jati sebagai ladang peluang usaha yang menjanjikan.

adsense-fallback

Berdasarkan hal diatas, Anda tentu tertarik untuk menanam pohon jati sebab memiliki potensi begitu besar memberikan keuntungan. Menanam pohon jati sendiri memang mudah dilakukan, dengan begitu peluang usaha menanam pohon jati pun bisa dijadikan investasi dalam jangka panjang. Terlebih lagi bila Anda mempunyai lahan luas yang kondisinya tak begitu subur. Untuk itu, bagi Anda yang tertarik menanam pohon jati bisa mengikuti langkah-langkah cara menanam pohon jati di bawah ini:

1. Proses Pembibitan Pohon Jati

Dalam proses pembibitan atau pembenihan sendiri digunakan benih bunga jati yang kering yang jatuh di area pohon jati. Anda bisa memilih biji pohon jati yang berkualitas baik, ciri-cirinya adalah warna kulit telah menguning dan kering, berukuran besar, berbentuk bulat, padat serta tak mengkerut dan tak mengalami cacat. Anda bisa mengeluarkan biji tersebut dari bunga, sebelum di semai rendam terlebih dulu pada air hingga 3-4 jam. Anda bisa menyemaikannya di area persemaian dengan campuran pupuk kandang dan tanah memakai perbandingan 1:1. Kemudian masukkan media tanam tadi ke polybag semai. Kemudian benamkan bibit atau benih pada kedalaman 5cm pada media kemudian timbun memakai media di bagian atasnya. Sesudah 47 hari, biasanya akan tumbuh benih-benih kecil. Anda pun bisa menjaganya agar benih tersebut tumbuh baik.

2. Penyiraman Bibit dan Pemeliharaan

Langkah Cara menanam pohon jati yang baik dan benar berikutnya adalah dengan memelihara bibit seperti penyiraman benih atau bibit pohon jati yang telah disemai secara hati-hati dengan teratur tiap pagi hingga sore hari di tiap harinya. Namun hindari terlalu banyak menyiramnya supata tidak mudah busuk. Tempatkan persemaian ke dalam naungan supaya terhindar dari paparan panas matahari dan air hujan langsung. Kemudian pupuk bibit memakai pupuk urea selama 1 kali dalam sebulan. Bila terdapat bibit mati, Anda bisa melakukan penyulaman. Sesudah benih atau bibit berusia 5 bulan, maka bibit pun telah siap ditanam di area yang luas.

3. Tahap Persiapan Lahan

Langkah Budidaya Pohon jati berikutnya meliputi tahap persiapan lahan. Adapun persiapan lahan sendiri dengan cara menaburkan pupuk kandang atau kompos ke lahan tanam memakai komposisi sebanyak 2 ton per hektar. Adapun pemberian nutrisi tadi bisa dilakukan ketika 3-4 minggu, dengan waktu sebelum penggarapan tanah melalui pencangkulan dan pembajakan. Adapun tujuannya yaitu supaya tanah lebih gembur dan terkandung banyak nutrisi dasar di dalamnya. Anda bisa membuat lubang berjarak sekitar 2,5×2,5 meter berukuran lubang sekitar 30cmx30cmx30 cm. Kemudian biarkan tanah hingga 2-3 Minggu.

4. Penanaman Bibit Jati

Anda bisa melepaskan bagian persemaian di kantong plastik tadi kemudian tempatkan bibit dalam lubang tanam. Usahakan posisi tanam dalam keadaan tegak lalu tempatkan secara hati-hati supaya akar tidak mengalami kerusakan. Kemudian tutup lubang memakai tanah kemudian padatkan tanah di area sekitarnya secara lembut supaya tanaman tak mudah roboh. Lalu siram supaya kelembaban tanah pun tetap terjaga dengan baik.

5. Pemeliharaan Bibit

Tahap pemeliharaan bibit yang dilakukan yaitu meliputi penyulaman, umumnya dilakukan untuk tumbuhan mati ketika tanam. Lalu pemupukan dan penyiangan, bisanya dilakukan ketika jati di awal masa tanam hingga umur 5 tahun kemudian dilakukan untuk sekali dalam 3 bulan. Setelah itu, pemangkasan dilakukan supaya batang utama pada jati bisa tubuh optimal dan lurus melalui penebangan ranting tanaman.

6. Masa Pemanenan

Masa panen tanaman jati biasanya sesudah berusia 12-15 tahun. Namun untuk panen sendiri sebaiknya Anda sesuaikan berdasarkan kebutuhan. Jika Anda menginginkan hasil panen jati digunakan sebagai bahan bangunan maka biasanya masa panen paling baik ketika pohon jati telah berusia sekitar 20 tahun.

Baca Juga : Cara Menanam Buah Anggur di Polybag

Itulah 6 Langkah Cara Menanam Pohon Jati Sampai Panen hingga menghasilkan kayu untuk bangunan dan mebel.

adsense-fallback