Cara Menanam Paprika Dalam Pot di Halaman Rumah

adsense-fallback

Cara Menanam Paprika pada pot dengan tepat dan benar di halaman rumah. Paprika adalah sejenis cabe besar yang banyak digunakan sebagai bahan pelengkap pada masakan dengan tampilan menarik.

Setiap orang mengenal paprika, sayuran yang berwarna merah, kuning dan hijau dengan bentuk bulat. Di samping kegunaannya yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan pelengkap masakan, paprika ternyata bisa dengan mudah dibudidayakan di dalam pot di halaman rumah. Buah yang hampir mirip dengan buah Tomat namun berukuran lebih besar ini saat berbuah, tampak begitu cantik dan cocok juga sebagai salah satu jenis tanaman hias. Paprika sebenarnya masih merupakan kerabat dari Cabe besar, perbedaannya adalah terdapat pada varietasnya.

adsense-fallback

Cara Menanam Paprika Pada Pot

Sayuran dengan nama ilmiah Capsicum annum ini termasuk ke dalam salah satu jenis tanaman yang bisa ditanam melalui pot. Adapun cara-cara menanam paprika dalam pot ini, Anda harus melalui beberapa tahapan proses dibawah:

1. Proses Penanaman

Sebelum Anda menanam paprika, sebaiknya pilih terlebih dahulu benih yang berkualitas dan pastikan masa dari benih tersebut tidak kadaluwarsa dengan memiliki daya kecambah tinggi. Selanjutnya kecambahkan benih pada media tanah lembut atau dapat juga memakai cocopeat. Cara menanam paprika melalui benihnya adalah dengan mencampurkan tanah yang lembut dengan benih. Lalu, taburkan campur tanah/pasir dan benih tadi di atas tanah subur dan gembur dengan cara membuat alur lalu tutup lagi menggunakan tanah halus dan pasir di atasnya. Lalu, tempatkan di area yang teduh, jaga terus agar kondisinya tetap lembab. Siram memakai sprayer, sekitar 4-6 hari benih telah berkecambah menjadi sebuah bibit. Sembari menunggu bibit yang tumbuh besar, Anda bisa menyiapkan media tanamnya. Media ini berupa campuran dari kompos/bokashi, tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan sebesar 1:1:1. Untuk pemindahan bibit pada media tanam perlu menunggu bibit hingga berusia 30 hari. Hal ini bertujuan agar bibit dapat tumbuh lebih besar dan kuat. Jika sudah ditanam, lakukan penyiraman lalu letakkan bibit di area yang teduh. Apabila tanaman sudah menjadi segar bisa dipindahkan ke area yang terbuka.

2. Proses Pemeliharaan

Cara menanam paprika selanjutnya adalah proses pemeliharaan. Perawatan tanaman paprika pada pot memang lebih mudah dan efisien. Pada pot sendiri, merupakan lingkungan mikro dimana lingkungan di area tanaman yang lebih mudah untuk dikendalikan. Seperti contohnya, jika tanaman mengering cukup di siram. Selain itu, tanaman juga tak terlalu banyak membutuhkan air seperti halnya pada lahan yang luas. Penyiraman dilakukan di pagi dan juga sore hari secara rutin. Hal ini tergantung pada kondisi cuaca di rumah sendiri, bila cuaca sedang hujan, bisa disiram 1 kali saja.

3. Proses Pemupukan

Pada cara menanam paprika ini, pemupukan bisa dilakukan selama 20 hari sesudah transplanting serta 20 hari sekali pemupukan dilakukan sampai tanaman sudah siap panen. Untuk pemupukan sendiri bisa memakai pupuk organik, seperti pupuk kandang, pupuk bokashi, pupuk kompos, dan sebagainya. Dapat juga memakai pupuk NPK, adapun pemupukan pada pot berdiameter 15 cm dapat ditaburkan 10 butir pupuk. Pemupukan bisa dilakukan sesudah tanaman berusia 1 bulan.

4. Proses Pemanenan

Biasanya bunga akan muncul sesudah tanaman berumur 1,5-4 bulan, adapun bunganya berukuran kecil-kecil dengan warna yang putih. Setelah usia 1 hari, biasanya bunga menjadi layu dan akan muncul sebuah bakal buah. Paprika yang siap panen lalu dipetik sesudah usianya 2 minggu sejak munculnya bakal buah. Adapun tandanya adalah berwarna kuning, hijau dan berwarna merah tergantung dari varietasnya.

Baca Juga : Cara Menanam Melon Yang Baik

Demikianlah tips dan trik Cara menanam paprika pada pot dengan benar dan tepat di halaman rumah untuk Anda. Semoga bermanfaat!

adsense-fallback