Cara Menanam Padi

adsense-fallback

Petani Indonesia – Bercocok Tanam padi harus dilakukan dengan tepat, dimulai dari pemilihan bibit. Setelah itu dilanjutkan dengan persiapan lahan, penebaran bibit dan pemindahan benih

Ingin tahu bagaimana Cara menanam padi yang tepat? Cobalah untuk menyimak dan memahami tips menanam padi berikut ini. Sebagian besar petani di Indonesia memang merupakan petani padi. Menanam padi sebenarnya tidak boleh dilakukan secara asal karena dapat berpengaruh pada kualitas padi yang akan dipanen. Untuk menanam padi sendiri terbagi atas beberapa tahapan yang harus dilakukan dengan tepat. Dimulai dari pemilihan bibit ataupun benih sampai pada perawatannya. Jika semua tahapan tersebut dilakukan dengan tepat maka padi yang akan dipanen akan memiliki kualitas terbaik dengan jumlah yang maksimal.

adsense-fallback

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam menanam Tanaman Pangan yang satu ini. Antara lain yaitu:

1. Pemilihan bibit

Salah satu cara menanam padi yang tidak boleh dilakukan secara asal adalah pemilihan bibit. Pemilihan bibit ini akan berpengaruh pada penggunaan lahan dan juga sumber air. Jika Anda asal dalam memilih, Anda akan kesulitan dalam merawat padi tersebut jika sudah tumbuh. Atau dapat juga padi mengalami kesulitan tumbuh karena tidak sesuai dengan tekstur tanah.

2. Persiapan lahan

Hal berikutnya yang perlu Anda persiapkan dalam penanaman Padi yaitu adalah persiapan lahan. Setelah menentukan jenis bibit, siapkanlah lahan yang subur dan juga mengandung banyak humas. Akan lebih baik lagi jika Anda memilih lahan yang dekat dengan sumber air dan merupakan lahan yang berbeda. Cara menanam padi cukup penting untuk dipersiapkan agar padi dapat tumbuh dengan baik.

3. Penaburan benih

Selanjutnya, Anda juga harus memperhatikan hal-hal lain seperti penaburan benih. Taburkanlah benih padi di lahan yang sudah Anda persiapkan, namun sebelumnya taburi tanah tersebut dengan pupuk kandang. Jika kondisi tanah masih dalam kondisi yang masih tandus, gemburkanlah terlebih dahulu lahan yang akan Anda gunakan tersebut. Lakukanlah cara menanam padi yang satu ini secara merata, kemudian tutupi benih padi dengan menggunakan tanah yang berpasir. Lanjutkan dengan menutupinya dengan dedaunan, Anda dapat menggunakan daun pisang atau daun padi yang telah mengering. Siram benih tersebut di pagi dan sore hari secara teratur untuk pertumbuhannya.

4. Penggarapan lahan

Penggarapan lahan juga tidak boleh dilakukan secara sembarang, harus dengan cara yang benar. Cara menanam padi yang benar yaitu dengan mencampurkan jerami busuk dan juga pupuk kandang pada lahan tersebut. Pencampurannya dapat dilakukan dengan menggunakan traktor agar dapat dilakukan dengan mudah. Tujuan dilakukan pencampuran tersebut adalah untuk membuat lahan semakin memiliki tingkat kesuburan yang lebih.

5. Penanaman

Langkah terakhir yang dapat Anda lakukan adalah menanam kembali benih yang sudah mulai tumbuh. Jika usia benih padi tersebut sudah dianggap cukup, Anda dapat segera memindahkannya pada lahan yang sudah Anda persiapkan. Anda dapat mencabut benih secara perlahan dari lahan awal kemudian memindahkannya dengan jarak-jarak yang sudah ditentukan. Cara ini harus dilakukan dengan benar, jarak antar padi sebaiknya tidak terlalu dekat ataupun terlalu jauh.

Baca Juga : Cara Menanam Semangka

Penanaman benih padi dilakukan di atas lahan yang kecil, benih padi akan tumbuh dalam jarak yang sangat dekat. Namun setelah memasuki usia tertentu, pindahkan padi-padi tersebut pada lahan yang lebih besar. Jadi sembari menunggu benih padi tumbuh, Anda dapat menyiapkan lahan yang lebih besar. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa Anda harus mencampurkan pupuk kandang dan jerami busuk pada lahan yang akan digunakan. Setelah itu, Anda harus membuat tanda-tanda untuk memberikan jarak antar. Setelah jarak tersebut dibuat, cara menanam padi selanjutnya yaitu memindahkan benih sesuai dengan tanda yang sudah Anda buat.

adsense-fallback