Cara Menanam Kelengkeng Dalam Pot

CaraMenanam.Net – Cara menanam kelengkeng supaya cepat berbuah di dalam pot cukup mudah untuk dilakukan. Pilih pot yang dapat menampung pohon kelengkeng dengan baik dan gunakan media tanam yang bagus.

Cara menanam kelengkeng banyak dicari, terutama bagi orang-orang yang menyukai buah yang memiliki rasa manis ini. Kelengkeng memang merupakan salah satu buah yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia. Buah ini memiliki rasa manis yang begitu menyegarkan, dagingnya yang kenyal juga menjadi daya tariknya. Jika diperhatikan, kelengkeng tampak mirip dengan buah rambutan. Memiliki daging yang berwarna putih susu dan memiliki biji yang cukup besar. Hanya saja, kulit rambutan memiliki rambut, sementara kulit kelengkeng polos dan teksturnya keras. Selain itu, kelengkeng juga merupakan buah yang memiliki rasa yang benar-benar manis.

Jika Anda memperhatikan, tidak semua buah rambutan memiliki rasa manis. Ada beberapa di antaranya yang memiliki rasa asam, namun tidak untuk buah kelengkeng. Sebagian besar buah kelengkeng memiliki rasa yang manis, oleh sebab itu banyak yang menyukainya. Sayangnya, harga buah kelengkeng di pasaran cukup mahal. Bagi Anda yang tidak ingin mengeluarkan banyak uang hanya untuk menikmati buah kelengkeng, cobalah untuk menanamnya sendiri. Anda dapat menanam buah kelengkeng di rumah Anda sehingga ketika panen, Anda dapat menikmatinya sepuasnya. Untuk itu, simaklah cara menanam kelengkeng lalu ikuti setiap langkahnya.

Menanam kelengkeng tidak harus di lahan yang luas, Anda dapat menggunakan pot. Jika Anda tidak memiliki pekarangan rumah yang luas, gunakan pot saja untuk menanam pohon kelengkeng. Namun seperti yang Anda ketahui, pohon kelengkeng memiliki bentuk yang cukup besar. Maka Anda juga harus menyediakan pot yang cukup besar. Langsung saja, berikut adalah langkah-langkah Cara menanam pohon kelengkeng agar cepat berbuah di dalam pot:

1. Pemilihan bibit

Cara menanam kelengkeng harus dilakukan dengan benar, begitu juga untuk pemilihan bibitnya. Pilihlah bibit yang berasal dari biji atau berasal dari hasil okulasi, Anda dapat memilih beberapa jenis yang sesuai keinginan Anda. Ada beberapa jenis kelengkeng seperti kelengkeng pingpong, kelengkeng diamond river dan lain sebagainya. Pilih saja jenis yang Anda inginkan, namun pastikan memilih bibit yang berasal dari hasil okulasi.

2. Pemilihan pot

Selain memperhatikan bibit, perhatikan juga pemilihan pot yang akan Anda gunakan. Gunakan pot yang berasal dari drum agar sesuai dengan pohon kelengkeng yang semakin hari semakin membesar. Jika Anda ingin menggunakan pot dari plastik ataupun semen cor, gunakan yang bentuknya besar. Semakin tinggi bibit yang Anda gunakan, maka Anda harus menyediakan pot yang cukup besar. Cara menanam kelengkeng sangat penting untuk Anda perhatikan dan lakukan. Jangan sampai karena salah memilih pot, tanaman Buah Buahan kelengkeng Anda tidak dapat hidup dan bertahan dengan baik.

3. Pemilihan media tanam

Hampir sama pada penjelasan Cara Menanam Anggur dan Menanam Sawi. Gunakan media tanam yang baik, di mana Anda dapat menggunakan tanah, pasir, pupuk kandang dan skam. Perbandingan untuk media tanam tersebut yaitu 1:1:2:1, dengan begitu tanaman kelengkeng dapat tumbuh dengan baik. Pupuk kandang yang bagus untuk Anda gunakan adalah pupuk kandang dari hewan kambing ataupun domba. Pupuk kandang tersebut mengandung fosfor yang cukup banyak. Cara menanam kelengkeng ini juga penting untuk Anda lakukan, kesuburan media tanam sangat berpengaruh pada kelangsungan hidup tanaman kelengkeng. Selain itu, gunakan genting ataupun sterofom sebagai alas pot, tujuannya untuk menghindari media yang basah.

4. Penyiraman kelengkeng

Penanaman pohon kelengkeng memang cukup sederhana, Anda dapat memindahkan bibit ke dalam pot. Jika bibit kelengkeng Anda sudah dipindahkan ke pot yang Anda persiapkan, lakukan penyiraman dengan tepat. Rawatlah tanaman kelengkeng Anda tersebut secara rutin, siram di pagi dan juga sore hari.

5. Pemupukan kelengkeng

Jangan hanya menyiramnya saja, beri juga pupuk untuk tanaman kelengkeng Anda. Pupuk tanaman tersebut sebulan sekali menggunakan pupuk kandang. Selain itu, lakukan pemangkasan dengan pola 1:3:9. Semakin banyak tempat untuk calo bunga maka semakin banyak pula calon buah yang akan dipanen.

Baca Juga : Cara Menanam Brokoli Dalam Pot

Agar tanaman kelengkeng Anda dapat tumbuh subur dengan buah yang berlimpah, rawatlah dengan baik. Pastikan juga bahwa Anda meletakkan pot berisi tanaman kelengkeng tersebut di tempat yang tepat. Tempat yang tepat untuk penanaman tanaman kelengkeng yaitu tempat yang tidak terlalu panas. Jika Anda ingin menanam kelengkeng di pekarangan rumah Anda, cobalah Cara Menanam Kelengkeng Dalam Pot ini.