Cara Menanam Kedelai Yang Baik Di Sawah

Cara Menanam Kedelai Yang Baik Di Sawah tidaklah terlalu sulit. Dengan perawatan yang mudah juga akan membuat Anda lebih mudah dalam menanam kedelai namun tetap bisa menghasilkan panen yang baik.

Kacang kedelai adalah salah satu jenis tanaman dengan nilai gizi tinggi yang serbaguna. Dengan menggunakan kedelai beberapa makanan bisa dibuat seperti tempe, tahu, kecap dan lainnya. Oleh karena kebutuhan kedelai cukup tinggi ini maka akan sangat baik dan menguntungkan jika Anda menanam kedelai. Perawatan kedelai juga tidak terlalu sulit sehingga tidak akan membuat Anda repot ketika Anda menanam kedelai. Selain itu, selama masa tumbuh kedelai juga bisa dipanen beberapa kali jadi cukup efisien jika kedelai ini dijadikan tanaman budidaya. Cara menanam kedelai yang baik dan benar maka akan menghasilkan panen yang melimpah. Lalu, bagaimana cara melakukan penanaman dan budidaya kacang kedelai yang baik berikut adalah ulasannya.

1. Pemilihan lahan dan pengolahan lahan

Kedelai bukanlah tanaman Sayur Sayuran yang harus tumbuh dengan kondisi tanah tertentu. Namun untuk menghasilkan panen yang baik, sebaiknya lahan yang digunakan memiliki drainase yang baik dengan ph 5 hingga 7. Untuk hasil yang baik, Anda juga bisa memilih lahan dengan ketinggian 600 mdpl dengan curah hujan 400 ml tiap bulan. Jika Anda sudah menemukan lahan yang baik cara menanam kedelai adalah mengolah lahan tersebut. Pertama Anda bajak dan ratakan tanah yang akan digunakan sebagai media lahan. Jika sudah Anda buat saluran air agar tanaman tidak sampai kelebihan air dengan jarak 4 hingga 4 meter. Terakhir, tinggal Anda keringkan tanah selama 3 minggu baru lahan siap untuk ditanami.

2. Pemilihan benih dan penanaman

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam cara menanam kedelai pemilihan bibit. Pilihlah bibit dengan kualitas yang terbaik seperti bibit Grobogan. Selanjutnya jika tanah yang akan digunakan untuk menanam kedelai belum pernah ditanami sebaiknya Anda rendam terlebih dahulu bibit pada media POC NASA dosis yang digunakan sendiri adalah 2 liter air. Proses selanjutnya adalah penanaman pertama Anda buat lubang dengan jarak 30 kali 20 cm untuk media tanam. Jika sudah, masukkan 2 atau 3 biji kedelai dalam setiap lubang dan tutup dengan menggunakan tanah gembur. Waktu penanaman terbaik untuk kacang kedelai sendiri adalah masa akhir musim hujan karena air lebih sedikit sehingga tanaman tumbuh lebih baik.

3. Perawatan

Perawatan pertama yang bisa dilakukan adalah penyulaman. Penyulaman ini digunakan untuk mengganti tanaman yang tidak tumbuh dengan baik. Agar tidak layu, sebaiknya penyulaman dilakukan pada sore hari. Selanjutnya yang bisa dilakukan adalah penyiangan, penyiangan ini sendiri ada 3 fase dalam cara menanam kedelai. Penyiangan pertama dilakukan setelah tanaman berusia 3 minggu. Penyiangan berikutnya dilakukan jika usia tanaman sudah berada pada angka 6 minggu, dan masa penyiangan yang terakhir adalah penyiangan yang dilakukan setelah masa pemupukan yang ke dua.

Cara menanam kedelai dalam perawatan berikutnya adalah pemupukan. Lakukan pemupukan setiap dua minggu sekali dengan menggunakan POC NASA. Pemupukan ini dilakukan dengan cara menyemprotkan pupuk pada tanaman kacang kedelai. Akan tetapi jika tanaman sudah berbunga Anda harus menghentikan proses pemupukan karena nantinya penyerbukan akan terganggu. Selain dengan menggunakan POC NASA Anda juga bisa menggunakan pupuk kompos dan kandang.

Baca Juga : Cara Menanam Apel Yang Baik

Menanam kedelai sebagai memang tidak terlalu menyulitkan. Perawatan tanaman yang sederhana dan tidak membutuhkan terlalu banyak biaya bisa menjadi solusi Anda yang ingin memulai budidaya tanaman yang mudah dan juga hasil panen yang baik. Dengan Cara Menanam Kedelai Yang Baik Di Sawah yang mudah ini Anda masih bisa menghasilkan panen melimpah. Terlebih panen kacang kedelai bisa dilakukan beberapa kali sebelum tanaman harus diganti jadi hasil panen yang didapat lebih efisien.