Cara Menanam Jahe Merah Dalam Polybag

Cara Menanam Jahe Merah Dalam Polybag sampai memanennya bisa Anda lakukan sendiri di rumah dengan ketelatenan dalam pemeliharaannya. Setelah itu, manfaatkan jahe untuk kesehatan.

Siapa sih yang tidak kenal dengan jahe? Tanaman Herbal yang satu ini sudah dikenal luas mengenai khasiatnya. Salah satu varian jahe adalah jahe merah. Jahe merah mempunyai ukuran yang lebih kecil tetapi mempunyai khasiat yang jauh lebih banyak. Cara menanam jahe merah cukup mudah dan kami akan memberikan kiat-kiatnya. Menanam jahe merah membutuhkan kesungguhan dan ketelatenan agar didapatkan hasil panen yang sesuai harapan. Jika Anda mempunyai stok jahe sendiri bisa digunakan sendiri atau nantinya dijual. Langsung saja Anda ikuti langkah-langkah yang akan CaraMenanam.Net berikan khusus untuk Anda.

Langkah-Langkah Cara Menanam Jahe Merah

Menanam Jahe Merah yang akan kami uraikan adalah secara polybag. Adapun persiapan yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

1. Menyiapkan media tanam

Media tanam yang akan Anda persiapkan adalah menggunakan polybag sebagai cara menanam jahe merah utama. Siapkan beberapa polybag atau karung bekas yang diisi dengan tanah, pasir dan pupuk kandang. Tiga bahan ini sangat penting untuk hidup tunas-tunas jahe yang nantinya akan menjadi tanaman yang siap dipanen. Untuk takaran tiga bahan tersebut adalah masing-masing bagian memiliki takaran yang sama.

2. Menyemai bibit jahe merah

Setelah Anda menyiapkan tanah yang gembur sebagai awal cara menanam jahe merah, hal berikutnya yang perlu Anda siapkan adalah bibit-bibit jahe merah. Terlebih dahulu Anda menyemaikan bibitnya dengan memilih bibit yang sudah tua, cerah, tidak terdapat luka, dan tidak mempunyai penyakit agar didapatkan kualitas jahe merah yang baik. Rendamlah bibit tersebut pada larutan fungisida agar bibit terhindar dari jamur. Rendamlah sekitar 10-25 menit saja, kemudian letakkan di dalam tempat yang lembab. Di dalam tempat tersebut terlebih dahulu diberi jerami, kemudian baru meletakkan bibit jahe merah dan ditutup lagi dengan jerami. Jika jerami mulai kering siramilah sedikit-sedikit maka dalam jangka waktu 2-3 minggu tunas-tunas jahe sudah tumbuh dan dapat ditanam.

3. Menanam bibit jahe

Bibit jahe yang sudah tumbuh tunasnya bisa langsung Anda tanam pada media yang sudah Anda siapkan. Cara menanam jahe merah yang benar adalah tancapkan rimpang jahe sebanyak 4 rimpang saja pada setiap polybag atau karung bekas sebagai medianya yang sudah Anda isi dengan tanah, pasir, dan pupuk. Pastikan bahwa tunas jahe berada di atas. Setelah bibit jahe ditancapkan, kemudian beri tanah sekitar 3 cm atau dapat juga menggunakan jerami kering. Siram tanaman jahe ini secukupnya dan jangan diletakkan pada tempat yang terkena sinar matahari langsung karena daun-daunnya mudah layu.

Nah, itulah tadi beberapa langkah Cara Menanam Jahe Yang Baik. Mudah bukan? Tentu saja hal ini memerlukan ketekunan. Setelah jahe ditanam, apa yang harus Anda lakukan tidak hanya sampai di situ saja, tetapi Anda juga harus merawatnya. Tanaman jahe harus dalam kondisi pengairan yang cukup. Oleh sebab itu lakukan penyiraman dengan teratur. Ketika tanaman berumur 0-4 bulan rumput-rumput juga mulai tumbuh dan mengganggu penyerapan nutrisi tanaman jahe, maka Anda perlu menyianginya. Pemupukan lanjutan juga perlu Anda lakukan agar mendapatkan nutrisi tambahan untuk tumbuh. Dalam waktu 1 tahun maka jahe sudah dapat dipanen.

Baca Juga : Cara Budidaya Pare yang Benar

Ketika masa panen tiba, jangan sembarangan mengambil jahenya. Tetapi sobek dahulu polybag kemudian gugurkan tanah-tanah yang ada dan Anda bisa mengambil jahe tersebut. Jangan memotong-motongnya dengan benda tajam, cukup dengan tangan saja. Lalu, Anda bisa memanfaatkannya untuk bumbu dapur maupun diseduh sebagai minuman kesehatan. Menarik sekali bukan Cara menanam jahe merah sampai dengan memanennya?