Cara Menanam Gandum Yang Baik

adsense-fallback

Cara Menanam – Budidaya gandum yang tepat hingga menghasilkan. Gandum adalah salah satu tanaman yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan yang berjenis karbohidrat kompleks.

Di negara Indonesia sendiri tanaman gandum biasanya hanya sebatas sebagai tanaman yang ditanam di area pegunungan dan dataran tinggi dengan areal yang tak begitu luas. Selain itu, Budidaya Gandum sendiri sampai saat ini masih dilakukan secara sederhana contohnya jenis Padi gogo. Di tempat yang beriklim sedang sendiri, gandum biasanya ditanam saat musim semi dan musim dingin. Tanaman gandum di Indonesia sendiri merupakan jenis gandum yang ditanam di musim semi dan diperkenalkan dari Meksiko, Filipina, dan Jepang.

adsense-fallback

Gandum sendiri merupakan bahan baku pembuatan roti dan mie. Kondisi tanah dan iklim yang ada di negara Indonesia sendiri sebenarnya memenuhi persyaratan tumbuhnya Tanaman Pangan  yang satu ini. Untuk Anda yang tertarik membudidayakan tanaman gandum, sebaiknya ketahui Cara Menanam Gandum yang baik dan benar terlebih dulu. Sebenarnya, budi daya gandum sendiri mempunyai beberapa keunggulan dan kemudahan daripada bertanam padi. Adapun keuntungan menanam gandum di antaranya biaya pemupukan lebih rendah. Bertani gandum sendiri bisa memutuskan siklus pada hama dalam Tanaman kentang. Kemudian, bila dilihat berdasarkan pemeliharaan sendiri tanaman padi memerlukan pemeliharaan lebih sensitif. Tanaman gandum ini tahan dari hama burung sebab gabahnya yang berduri. Serta proses panen dari tanaman gandum pun sangat mudah dilakukan.

Berikut blog Petani Indonesia menjelaskan Cara Budidaya Gandum yang benar.

1. Lahan Ideal Untuk Budidaya Gandum

Lahan paling cocok atau paling ideal menumbuhkan gandum adalah ketinggian hingga 800 mdpl dengan suhu sekitar 25 derajat celcius. Adapun tanaman gandum sendiri memerlukan curah hujan sekitar 600 mm/tahun. Lalu lahan ideal untuk budidaya gandum mempunyai tingkat kelembaban udara yang tinggi, sekitar 80-90%. Adapun jenis tanah paling baik digunakan untuk menanam tanaman gandum, di antaranya andesol, tanah aluvial, regosol kelabu maupun latosol.

2. Pembibitan dan Pengolahan Lahan Tanam

Selain itu, dalam cara menanam gandum yang benar adalah tanah yang digunakan mesti gembur. Maka dari itu, Anda pun lebih dulu perlu membajak tanah memakai kerbau, traktor, maupun cangkul. Adapun pembajakan tanah sendiri sebaiknya Anda lakukan seminggu minimal sebelum penanaman Anda lakukan. Adapun tujuannya supaya jika ada kandungan racun pada tanah bisa dinetralkan sebelumnya lebih dulu. Kemudian Anda bisa membentuk bedengan yang memiliki lebar 200 cm di bagian permukaan atas lahan. Kemudian Anda bisa membuat saluran untuk air pada sela bedengan.

3. Pemupukan Dasar

Pupuk dasar diberikan pertama sebelum dilakukannya proses penanaman. Adapun pupuk yang digunakan biasanya K2O, pupuk N sebagian dan P2O5. Adapun untuk pupuk dasar N sendiri dilakukan hingga 2-3 kali. Adapun cara pemberian pupuk pun dibenamkan pada tanah kemudian diaduk secara merata dicampur dengan tanah.

4. Penanaman Bibit Gandum

Sambil menggarap tanah, Anda pun dapat melakukan pembibitan. Adapun cara untuk menanam bibit gandum dapat dilakukan dengan cara menyemaikan bibit-bibit gandum sampai terlebih dulu tubuh daun pada lahan persemaian. Bisa juga menanam bibit tersebut secara langsung pada atas bedengan berjarak sekitar 25 x 25 cm. Anda bisa menyesuaikan cara tanam tersebut sesuai kondisi.

5. Perlindungan Terhadap Hama

Cara menanam gandum yang benar berikutnya tak luput dari perlindungan dan pencegahan terhadap hama maupun penyakit. Adapun cara paling tepat yaitu dengan penyemprotan fungisida atau insektisida termasuk cara yang sangat praktis menyingkirkan hama dalam tanaman gandum. Untuk pemakaian pestisida sendiri tentu wajib mempertimbangkan harga dari pestisida yang cenderung lebih mahal. Pencegahan penyakit melalui penyemprotan fungisida dan insektisida biasanya dilakukan sekali dalam seminggu secara bergiliran.

6. Masa Panen

Masa panen paling tepat menanam gandum adalah di awal kemarau dan akhir musim penghujan. Adapun kualitas hasil panen gandum sendiri tergantung dari cuaca, biasanya suhu udara, kelembaban dan curah hujan yang terlalu panas atau dingin akan menurunkan dan menghambat hasil panen. Selain itu, tingkat pematangan juga menentukan hasil panen dari gandum. Adapun penangguhan panen gandum sendiri hingga lebih dari 7 hari bisa menurunkan bobot dari butir gandum. Adapun untuk pengujian kekeringan malai, pada lapangan bisa dilakukan menggunakan jari tangan. Jika butir-butir pada gandum terlepas saat digosok oleh tangan serta poros malai yang mudah patah, kadar air pada gandum yang cukup untuk bisa dipanen.

Baca Juga Cara Menanam Kopi dan Cara Menanam Bunga Melati

Ya, demikianlah tahapan-tahapan Cara Menanam Gandum Yang Baik dengan tepat sampai masa panen tiba!

adsense-fallback