Cara Menanam Brokoli Dalam Pot

adsense-fallback

Cara Menanam Brokoli dalam pot dengan baik dan benar di dataran rendah. Menanam brokoli tak hanya bisa dilakukan di lahan yang luas dengan skala besar, tetapi juga skala kecil dengan pot di rumah.

Brokoli merupakan sejenis tanaman kubis dengan kandungan nutrisi penting di dalamnya. Tak hanya sehat, brokoli juga memiliki rasa yang lezat untuk dikonsumsi. Brokoli merupakan tanaman Sayur Sayuran kubis dengan pemeliharaan yang mudah, dan tubuh dengan mudah. Bahkan, pasalnya tanaman ini termasuk tanaman unik sebab bisa menghasilkan sebanyak 2 kali masa panen per tahunnya. Untuk membudidayakan brokoli, Anda harus memilih area lahan dengan ketersediaan pasokan sinar matahari yang cukup dan jenis tanah yang gembur.

adsense-fallback

Cara Menanam Brokoli Dalam Pot

Berbeda dengan teknik menanam sebelumnya, kali ini kita akan mencoba cara menanam brokoli di dalam pot. Sebelum melakukannya ada beberapa bahan yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu seperti tanah liat, bibit brokoli, pot, pupuk ZA, pupuk Urea, Pupuk Organik, pestisida bila dibutuhkan, dan fungisida agar bibit lebih steril. Adapun tips penanaman Brokoli pada pot ini, meliputi:

  1. Pertama-tama sterilkan terlebih dulu bibit tanaman brokoli memakai fungisida, dosis yang dipakai sesuai anjuran pada kemasan fungisida tersebut.
  2. Bibit yang telah steril berikutnya diseleksi dengan merendamnya pada air, lalu amati jika bibit brokoli berkualitas baik akan tenggelam, berbeda dengan bibit brokoli berkualitas buruk mengambang dalam air.
  3. Sesudah merendamnya pada air, berikutnya kita ambil bagian bibit yang mengambang. Sementara bibit brokoli yang tenggelam diamkan berendam pada air hingga 12 jam hingga bibit brokoli tadi menjadi kecambah.
  4. Sembari menunggu bibit menjadi kecambah, lebih baik Anda menyiapkan pupuk organik dan tanah liat dengan komposisi perbandingan 90 : 10 kemudian mencampurnya. Sesudah mencampur tanah liat dengan pupuk organik, Anda bisa memasukkannya pada tanah yang sudah bercampur pupuk tersebut pada pot.
  5. Kemudian masukkan bibit yang telah menjadi kecambah tadi pada pot yang telah bercampur dengan pupuk organik dan tanah liat, kemudian lakukan penyiraman.

Setelah Anda melakukan tips cara menanam brokoli diatas, berikut langkah-langkah penanaman brokoli pada pot di bawah ini:

1. Metode Perawatan

Untuk melakukan pencegahan dari serangan hama dan penyakit, Anda bisa melakukan penyemprotan menggunakan pestisida walaupun belum terdapat gejala serangan tersebut. Cara menanam brokoli dengan benar melalui penyemprotan ini bisa dilakukan secara rutin selama 2 minggu sekali pada tanaman dengan ukuran lebih besar. Namun bila Anda hanya menanam brokoli pada pot saja dengan kapasitas tanamannya yang lebih sedikit, maka Anda cukup mengambil ulat-ulat pada tanaman ini.

2. Metode Pemupukan Tambahan

Sebagai metode pemupukan tanaman susulan pada cara menanam brokoli yang baik ini, Anda bisa memakai pupuk ZA dan Urea sebanyak 1 sdt/pot tanaman. Biasanya dilakukan di Minggu pertama sesudah penanaman, selanjutnya 3 minggu sesudah penanaman, lalu 5 minggu sesudah penanaman. Jika kesulitan mendapatkan pupuk ZA dan Urea, Anda bisa memakai pupuk organik dengan cara direndam air terlebih dahulu 10-15 menit. Sesudah itu menyiramkan air pada pot berisi tanaman kubis brokoli ini.

3. Metode Pemanenan

Saat ukuran bunga sudah optimal maka pemanenan pun bisa dilakukan. Biasanya dilakukan saat usia menginjak 55-100 hari sesudah tanam bergantung dari jenis varietasnya.

Baca Juga : Cara Menanam Jahe Yang Baik

Dengan metode Cara Menanam Brokoli Dalam Pot di atas, Anda bisa melakukannya untuk lahan yang sangat sempit sekalipun. Selain itu, dengan menanam tanaman sayuran di sekitar kita membantu dunia untuk mengatasi pemanasan global dengan menyuplai oksigen demi kebutuhan Anda dan keluarga tentunya.

adsense-fallback