Cara Menanam Bengkuang

Cara Menanam – Tata Cara Menanam / budidaya Bengkuang Yang Baik dan Benar pada dasarnya cukup mudah untuk diikuti dan dipraktekkan secara langsung, mengingat pemula pun dapat melakukan budidaya terhadap tanaman ini.

Cara menanam bengkuang dengan baik dan benar. Siapa sih yang tidak kenal dengan bengkuang? Hampir semua orang sudah tidak asing lagi dengan tumbuhan yang satu ini. Bengkuang dikenal sebagai tumbuhan Buah Buahan yang kaya akan khasiat. Baik untuk kesehatan maupun dipakai dalam bidang kecantikan dan perawatan tubuh. Tanaman ini merupakan salah satu dari tanaman yang tumbuh dengan cara menjalar atau merambat. Dengan panjang yang bisa mencapai hingga 6 meter. Pemanfaatan bengkuang ada beberapa macam. Semisal untuk dikonsumsi, dijadikan sebagai bahan pembuatan produk kecantikan, untuk lulur maupun hal lain yang sejenis.

Luapkanlah soal manfaat, karena di dalam artikel ini akan lebih fokus ke cara menanam bengkuang. Bengkuang dapat tumbuh dengan baik pada daerah dataran rendah. Idealnya, ketinggian yang cocok antara 200-800 meter dari permukaan air laut dengan suhu sekitar 25-28 derajat Celcius.

Pembenihan Budidaya Bengkuang

Untuk mendapatkan benih Bengkuang bisa dilakukan dengan menggunakan dua macam cara. Cara pertama adalah membiarkan sejumlah tanaman bengkuang untuk tumbuh sampai menghasilkan polong. Polong yang sudah berumur cukup inilah yang akan dijadikan sebagai benih, tentunya setelah dipisahkan dengan tanaman utama. Sebelum digunakan, simpanlah polong tersebut pada tempat yang tertutup rapat serta kering supaya bisa bertahan lama. Sedangkan cara yang kedua yakni dengan mengambil benih dari hasil panen. Ambillah umbi bengkuang yang bagus dan tempatkan umbi di sebuah lokasi yang cukup lembab. Tunggu hingga tumbuh tunas di umbi tersebut. Tanam kembali tunas ini hingga menghasilkan polong yang merupakan benih untuk cara menanam bengkuang.

Proses Penanaman Bengkuang

Cara Menanam Bengkuang

Sebelum menanam bengkuang di lahan milik Anda, terlebih dulu bajaklah tanah dengan cangkul maupun traktor supaya tanah menjadi lebih gembur dan siap untuk menerima tanaman. Untuk pengairan atau drainase, buatlah semacam bedengan dengan ukuran lebar 1 meter dan panjangnya sesuai lahan yang ada. Berikan jarak antar setiap bedengan secukupnya. Untuk hasil terbaik, pakailah pupuk kompos atau pupuk kandang yang merupakan pupuk paling ideal untuk tanaman apapun. Sekarang saatnya memasukkan biji bengkuang yang sudah Anda siapkan sebelumnya. Rendamlah biji bengkuang tersebut selama beberapa jam, lalu disisihkan dalam waktu satu hari.

Ketika sudah mulai tumbuh tunas kecil pada biji tersebut, maka biji bengkuang sudah siap untuk ditanam. Buat lubang kecil dan masukkan biji tersebut ke dalam tanah. Pemberian jarak antar benih harus diperhatikan untuk menjaga pertumbuhan dari bengkuang tersebut. Kedalaman lubang idealnya adalah antara 5 sampai 7 cm. Sedangkan jarak antar tiap lubang yaitu sekitar 30 cm. Setelah biji dimasukkan, jangan lupa untuk menutupnya kembali dengan tanah dan menyiramnya. Penyiraman pertama penting untuk dilakukan agar merangsang pertumbuhan biji bengkuang yang sudah ditanam. Selain itu juga untuk menjaga kelembaban tanah.

Cara Perawatan Bengkuang Yang Baik

Bengkuang adalah tanaman yang tumbuh di daerah tropis. Karena itulah tanaman ini bisa beradaptasi dengan baik terhadap suasana yang kering. Bisa dikatakan kalau bengkuang tahan terhadap kekeringan. Namun tetap saja cara menanam bengkuang yang baik dan benar juga butuh pasokan air dalam jumlah yang cukup. Lakukanlah penyiraman terhadap tanaman tersebut saat bengkuang sudah mulai kering dan butuh tambahan air. Kelebihan air yang disebabkan oleh penyiraman berlebih akan merusak pertumbuhan bengkuang itu sendiri. Supaya bengkuang tidak layu ketika disiram, hindari untuk menyiram tanaman ini dengan setengah basah.

Tambahkan pupuk kompos setelah tanaman berumur sekitar 3 minggu. Banyak tidaknya pupuk tergantung dari kondisi tanah dan keadaan tanaman tersebut. Kalau kondisi tanah sudah mulai kehilangan kesuburan, berikan pupuk. Sebaliknya, apabila kondisi tanah ternyata masih tetap subur dan tidak ada masalah, tidak perlu menambahkan pupuk. Karena pada dasarnya pupuk berfungsi untuk mengembalikan kesuburan tanah sebagai media tanam yang digunakan. Anda bisa mulai melakukan pengguntingan saat bunga bengkuang sudah mekar.

Baca Juga : Cara Menanam Mangga

Umur yang cukup untuk memanen bengkuang adalah pada kisaran umur 4 bulan atau lebih. Caranya cukup mudah dan sederhana, yakni mencabutnya secara langsung setelah sebelumnya menggali tanah. Supaya lebih mudah Anda bisa menggunakan alat bantu seperti sekop dan semacamnya. Terima kasih telah membaca artikel tentang Cara Menanam Bengkuang Yang Baik dan Benar. Semoga bermanfaat.