Cara Menanam Cabe Rawit

adsense-fallback

Cara Menanam – Cara Menanam Cabe Rawit yang baik harus pada media tanam yang sehat, pilih biji yang baik dari periode tanam ke-4 hingga periode ke-6, periode ini adalah yang terbaik.

Cara menanam cabe rawit agar bisa berbuah lebat sangat penting diketahui oleh para petani. Namun demikian, tidak ada salahnya jika kita juga ingin menanam cabe untuk ditanam di pekarangan rumah kita sendiri. Ada banyak sekali jenis cabe yang bisa tumbuh di negara kita, namun cabe yang sering kita gunakan diantaranya adalah cabe rawit, cabe hijau, cabe merah keriting, dan cabe hijau keriting. Cabe ini sangat sering digunakan untuk bumbu tambahan dalam memasak untuk menghasilkan rasa pedas yang alami. Namun demikian, untuk cabe rawit orang sering menggunakannya untuk lalapan yang biasanya dimakan dengan gorengan.

adsense-fallback

Cabe rawit ini sangat cocok jika ditanam pada dataran rendah dengan ketinggian 0-500 mdpl dan bisa juga hidup dalam ketinggian mencapai 1000 mdpl. Cara menanam cabe rawit yang sangat mudah ini akan lebih berproduktivitas jika ditanam pada tempa yang tidak terlalu tinggi. Jika tempat tinggal Anda adalah merupakan dataran tinggi, maka tidak heran jika Anda hanya bisa melakukan panen beberapa kali saja. Selain hanya bisa panen beberapa kali, hasil panen juga tidak bisa banyak. Namun, hal ini bukan suatu masalah karena memang setiap tanaman memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Budidaya cabe rawit lebih tahan lama jika dibandingkan dengan cabe besar, nah berikut ini cara budidaya yang baik.

1. Pemilihan benih

Setiap jenis Cabe memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing, maka Anda bisa memilih benih cabe dengan kriteria yang baik dan unggul seperti hibrida. Namun demikian bibit cabe ini memiliki harga yang relatif mahal dari bibit yang lain. Jika dana tidak menjangkau, Anda bisa memilih benih yang pas untuk kondisi lahan yang Anda miliki, sehingga tidak menemukan pada saat cara menanam cabe rawit.

Jika sebelumnya Anda pernah menanam cabe, maka Anda bisa mendapatkan benihnya dari hasil panen yang telah lalu. Cara ini akan lebih murah dan murah jika dibanding Anda harus membeli benihnya. Untuk membuat benih, maka hasil panen yang ke-4 hingga ke-6 adalah benih yang paling bagus, karena pada periode panen ini bijinya lebih optimal jika dibanding dengan hasil panen sebelumnya atau sesudahnya. Karena hasil panen pada periode sebelum masa tersebut biasanya memiliki biji yang masih sedikit. Sedangkan periode sesudahnya memiliki ukuran biji yang kecil meskipun banyak, dan cara menanam cabe rawit dengan benih yang kecil akan sedikit menyulitkan Anda.

Pilihlah tanaman cabe yang sehat untuk dijadikan benih, dan pastikan Sayur Sayuran tersebut terbebas dari serangan penyakit. Kemudian biarkan buah tersebut mengering di pohon namun jika tidak bisa tidak masalah. Petik cabe dan potonglah secara membujur pada kulitnya, kemudian buang biji pada pangkal buah, ambillah biji yang ada di tengah karena inilah biji yang paling berkualitas. Dan cara menanam cabe rawit dengan benih ini akan lebih mudah dari yang lain. Kemudian rendamlah cabe dalam air bersih dan pisahkan biji yang mengambang. Jemurlah biji yang tenggelam ini.

2. Penyemaian

Jika Anda memiliki lahan seluas satu hektar, maka cabe rawit yang Anda butuhkan adalah sebanyak ½ kg. Semaikan benih tersebut dalam sebuah ruangan yang tidak terkena matahari secara langsung, terkena hujan secara langsung dan juga terpaan angin. Siapkan polybag dengan ukuran 5x10cm lalu isi dengan media untuk persemaian hingga ¾ bagian. Gunakan media persemaian dengan campuran tanah, arang sekam dan kompos dengan perbandingan 1:1:1. Kemudian rendam benih dengan menggunakan air hangat selama 6 jam, masukkan dalam polybag dan tutup permukaannya dengan media tanam. Jangan lupa menyiram setiap pagi dan sore dengan menggunakan kucuran air.

Baca Juga : Cara menanam padi

Demikian cara menanam cabe rawit yang baik, selamat mencoba!

adsense-fallback